Saturday, February 18, 2012

UNTUK CALON IMAMKU YG BAKAL MEMBIMBINGKU..YG TELAH TERTULIS DI LOH MAHFUZ



Calon Suamiku.


Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh

*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta, berfikir sebelum bertindak, santun dalam berbicara, tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian. Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq, sebijaksana Umar bin Khattab, sedermawan Utsman bin Affan, sepintar Ali bin Abi Thalib, sesederhana Bilal, setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.

Calon suami yg kusayang..

Kuharap kamu dalam keadaan baik-baik saja.

Adahal yg ingin kusampaikan melalui surat ini.

Hal-hal yg enggan aku katakan langsung padamu.

Hal-hal yg intinya hanya tentangaku... Perempuan.

Dari kecil perempuan ini dirawat dan dijaga ayah ibu.

Tak seorang lelaki pun dibiarkan mendekatiku sampai aku pantas utk didekati.

Dan nasihat-nasihat itu tak pernah bosan meluncur dr mulut mereka.

Aku selalu ingat utk menjaga auratku..

Aku selalu ingat utk menjaga hatiku..

Aku selalu ingat utk tidak membiarkan lelaki berjalan berdua dgnku.

Aku selalu ingat utk menjaga tanganku dr genggaman lelaki.

Aku selalu ingat utk menjaga pipiku dr belaian lelaki.

Aku selalu ingat utk menjaga bibirku dr kecupan lelaki.

Aku selalu ingat utk menjaga seluruh tubuhku dari tipu daya lelaki.

Aku selalu ingat utk menjaga KEHORMATAN PEREMPUAN.

Aku selalu ingat.. Kecuali saat pertemuan itu.

Kelak saat engkau telah menjadi suamiku..


Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terpasung jika kelak engkau memerintahkanku untuk berhenti bekerja?

Aku merasa bahawa perintahmu itu adalah kerana engkau terlalu mencintaiku, sehingga engkau sama sekali tidak rela melihatku bekerja keras demi mencari kekayaan dunia?

Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terpenggal jika kelak engkau memaksaku menutup auratku atau bahkan memaksaku mengenakan cadar sekalipun?

Aku merasa bahwa paksaanmu itu adalah kerana engkau begitu mencemburuiku, sehingga engkau tidak akan pernah ikhlas jika lelaki lain memandangi tubuhku dengan tatapan nafsu?

Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terbelenggu jika kelak engkau tidak memperbolehkanku mempekerjakan pembantu dalam rumah tangga kita?

Aku merasa laranganmu itu adalah kerana engkau sangat menyayangiku, sehingga engkau tidak ingin aku menyesal dikemudian hari kerana aku tidak bisa melihat anak-anak kita tumbuh dalam asuhanku?

Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terhalang jika kelak engkau melarangku untuk bebas keluar rumah tanpa izinmu?Aku merasa aturanmu itu adalah kerana engkau sangat merindukan dan mengkhawatirkanku, sehingga engkau akan merasa gelisah jika aku tidak berada dirumah?

Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terinjak-injak jika kelak engkau membatasi pergaulanku?

Aku merasa perlakuanmu itu adalah kerana engkau terlalu mengasihiku, sehingga engkau tidak ingin melihatku terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang akan menghantarku memasuki pintu neraka?

Yaa?aku akan sangat berterima kasih jika kelak engkau membatasi kebebasanku bukan kerana ego-mu, tetapi kerana engkau sangat memahami kewajiban dan tanggungjawab yang telah Allah berikan kepadamu sebagai seorang suami?

Duhai calon suamiku? aku bukanlah robot yg tidak akan pernah merasakan letih, kelak bantulah aku dalam mengatur rumahtangga kita, jangan kau limpahkan semua urusan rumah tangga hanya padaku tanpa mau mempedulikan dan mengerti keletihanku?

Duhai calon suamiku? aku bukanlah mahkluk bisu tempat engkau memuaskan nafsumu, kelak janganlah engkau mencumbuiku dengan cara yang kasar dan dingin, cumbuilah aku dengan lembut dan penuh kasih sayang?

Duhai calon suamiku? aku bukanlah patung tak berperasaan, kelak setialah padaku, sayangilah aku, dan hormatilah aku layaknya ratu dalam hatimu?


Duhai calon suamiku?sungguh yang kuharapkan hanyalah kebahagiannya dalam rumahtangga kita, yang kuinginkan adalah redha dari dirimu, yang kudambakan hanyalah genggaman tanganmu yang akan membawaku ke syurga dunia dan akhirat?

Untuk itu ajaklah aku untuk menyelami kehidupan yang paling berbahagia, mari kita saling mengerti, memahami, dan mengasihi selayaknya dua insan yang raga dan jiwanya telah saling menyatu?oh sungguh bahagianya aku jika memiliki suami yang akan mengajariku dengan cinta dan membimbingku dengan kasih? SubhanAllah?

Duhai calon suamiku? sebelumnya aku ingin berterima kasih padamu kerana kelak engkaulah yang akan membawaku memasuki syurga yang tiada akan pernah terbayangkan indahnya, engkaulah yang akan menuntunku mencapai Redha Illahi, engkaulah yang akan menjagaku dalam mengarungi lautan hidup, engkaulah yang akan menjadi sandaran saat ragaku letih dan bersedih, engkaulah yang akan membantuku untuk menjadi seorang ibu yang paling berbahagia, engkaulah yang akan menemaniku disaat usiaku telah senja, dan engkaulah yang akan menjadi tempat untuk aku mencurahkan seluruh perasaan hatiku? Sungguh aku akan menjadi istri yg paling berbahagia jika memiliki suami yg menyayangi dan mencintaiku kerana Allah dan semoga itu adalah dirimu?

Calon suamiku sekian surat cinta untukmu yang ku tulis penuh dengan kasih dan harapan?

Semoga Allah selalu Meredhai dan Memberkati rumah tangga kita nanti dengan kebahagiaan yg tiada akan pernah berakhir? Amiin...

Wanita yang akan kau bawa ke SyurgaNya..


Maafkan segala kekurangan yg ada pd diri ini.. Moga kita dpt saling melengkapkan antara satu sama lain..

No comments:

Post a Comment